Batik dan Kuliner Indonesia untuk Christmas Charity Bazaar Athena

foto 1

KBRI Athena pada 23-24 November 2013 berpartisipasi pada 14th International Christmas Charity Bazaar yang diadakan di Gedung Helexpo, Athena. Kegiatan tersebut dikunjungi oleh sekitar 5000 pengunjung dari kalangan diplomatik, komunitas warga asing di Yunani dan masyarakat setempat.
Bazaar diikuti oleh 34 perwakilan asing di Yunani antara lain Indonesia, Perancis, Italia, Brazil, Argentina, Mesir, Pantai Gading, Bulgaria, Slovakia, Bangladesh dan negara lainnya. Christmas Charity Bazaar merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan sejak tahun 1999 oleh Yayasan Friends of the Child Yunani bekerja sama dengan kepala perwakilan asing di Athena yang hasilnya untuk membantu anak anak tidak mampu di Yunani.

Anjungan Indonesia yang didekorasi dengan Garuda Jatayu sebagai fokus dan diapit oleh Pondokan tradisional menampilkan berbagai kerajinan tangan dan produk batik seperti selendang, topeng, busana wanita dan kain pantai.

foto 2

Selain itu KBRI Athena juga mempromosikan aneka kuliner nusantara berupa nasi goreng, mie goreng, sate ayam, lumpia, bakwan jagung dan kerupuk yang sangat diminati oleh pengunjung sehingga terjual habis sebelum acara berakhir.

Stand Indonesia juga mempromosikan pariwisata Indonesia dengan membagikan info dasar Indonesia, brosur-brosur pariwisata dan beasiswa ke Indonesia.

foto 3foto 4

Dalam kegiatan bazaar natal terbesar di Athena ini, Indonesia turut pada sesi pentas seni dan budaya yang diadakan secara rutin setiap jamnya. Tim tari KBRI Athena menampilkan 2 (dua) tarian Ragam Dasar Betawi dan Tor-tor. Irama lagu Tor-tor yang sangat meriah membuat para pengunjung dan anak-anak yatim piatu dari Yayasan Friends of the Child secara spontan bertepuk tangan mengiringi para penari sepanjang tarian. Pertunjukan tari ini mendapat liputan dari TV swasta Yunani.

Pengunjung yang datang ke anjungan Indonesia menyatakan bahwa stand Indonesia terlihat sangat menonjol dari kejauhan dengan kain batik merah yang mendominasi meja penjualan serta pondok-pondokan yang berfungsi sebagai kedai mie baso, membuat mereka tertarik untuk datang dan mencicipi makanan serta membeli kerajinan Indonesia. Patung Garuda Wisnu yang merupakan hiasan utama dari stand Indonesia, seperti tahun sebelumnya berubah fungsi menjadi sudut foto bagi pengunjung baik dari anak kecil sampai orang dewasa, yang sangat mengagumi kerajinan ukiran kayu tersebut.

foto 5

Partisipasi Indonesia yang merupakan kesebelas kalinya pada bazaar ini, selain memperkenalkan berbagai produk unggulan dan mempromosikan seni budaya dan pariwisata, juga menunjukkan kepedulian Indonesia dalam membantu penggalangan dana bagi anak-anak Yunani yang kurang mampu, terutama pada saat krisis ekonomi yang sedang melanda negara ini.