Misi KRI Dewaruci: Taklukkan 2 Lautan, KRI Dewaruci Tiba di Lavrion

Lavrion – KRI Dewaruci saat ini tiba di Lavrion, setelah mengarungi Laut Mediterania dan Laut Hitam selama 21 hari dalam etape final perlombaan Historical Seas the Tall Ships Race Regatta 2010.

Kapal layar latih kebanggaan nasional, terutama kadet AAL dan TNI AL, itu dijemput oleh Dubes RI untuk Yunani Ahmad Rusdi langsung di Teluk Lavrion dengan menumpang kapal tugboat.

“Seluruh awak KRI Dewaruci nampak terharu mendapat sambutan hangat Dubes dan Ibu Anita Rusdi, staf KBRI dan beberapa tokoh masyarakat Indonesia di Yunani,” tutur Sekretaris II KBRI Athena Widya Sinedu kepada detikcom , Jumat (4/6/2010) malam waktu setempat.

Dalam sambutannya, Dubes Ahmad Rusdi menyampaikan rasa kebanggaannya atas misi yang diemban KRI Dewaruci untuk mengharumkan nama bangsa dan berharap agar para awak kapal tetap bersemangat meskipun perjalanan masih panjang.

Upacara penutupan etape terakhir, yang dimulai dari Volos (Yunani), Varna (Bulgaria), Istanbul (Turki), secara resmi dipimpin oleh Walikota Lavrion Dimitrios E. Loukas, Wakil Perdana Menteri Theodoros Pangalos serta Perwakilan dari Sail Training International(STI) Robin Snouck Hergronje.

Walikota menyambut baik kedatangan KRI Dewaruci dan kapal layar peserta lainnya dari 19 negara, yang telah berhasil menyelesaikan lomba pelayaran di Kota Lavrion dan menyampaikan bahwa perlombaan dimaksud merupakan kesempatan tepat bagi kota Lavrion untuk dikenal dunia.

Sementara itu Wakil Perdana Menteri menyampaikan bahwa lomba pelayaran Redatta 2010 sangat penting dan menjadi bagian hidup bagi warga Yunani, yang menguasai 40% perkapalan dunia.

Adapun presiden STI menyampaikan bahwa lomba Regatta bertujuan untuk menciptakan generasi muda tangguh di bidang pelayaran. Selain itu diharapkan agar kedatangan berbagai kapal layar tiang tinggi dari berbagai negara dapat memperkenalkan budaya masing-masing kepada masyarakat luas di daerah-daerah yang disinggahi.

Selama singgah di Lavrion, Komandan KRI Dewaruci Letkol Suharto melakukan courtesy call (kunjungan kehormatan, red) kepada Ketua Cost Guard Lavrion Captain H.C.G. Iakovos Sergis. Dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai kondisi kemaritiman kedua negara, serta upaya pemerintah Yunani untuk memutakhirkan infrastruktur pelabuhan dan perkapalan di pelabuhan Lavrion.

Lavrion berjarak 94 km dari Athena. Pada awalnya Lavrion adalah kota pertambangan yang memproduksi perak sejak 3200 SM. Pemerintah Yunani berkeinginan menjadikan Lavrion sebagai pelabuhan kapal dan ferry untuk menggantikan fungsi pelabuhan Piraeus di Athena.

Saat merapat ke pelabuhan Lavrion, KRI Dewaruci diiringi musik tradisional dan Reog Ponorogo, yang menyedot perhatian luas masyarakat setempat. KRI Dewaruci juga menyelenggarakan open ship, di mana masyarakat setempat boleh naik dan mengenal kapal dari dalam, menikmati misi kebudayaan dengan Tari Perang, Rampak Gendang, Tari Badindin dan Tari Komando.

(es/es)