Paspor Hilang

Paspor yang dikeluarkan oleh pihak imigrasi di Indonesia maupun perwakilan RI (KBRI/KJRI) di luarnegeri yang hilang akibat kelalaian, kekurangwaspadaan, dan juga karena kecerobohan.

Catatan: Jika kehilangan paspor disebabkan karena yang bersangkutan lupa meletakkan dan atau menyimpan, maka disarankan untuk dicari dahulu secara benar.

Persyaratan pelaporan paspor hilang:

A. Pemohon datang sendiri,
B. Menyerahkan bukti polisi/surat polisi yang asli di mana di dalamnya tertera:

1. Nomor kasus (arithmo protokolo)),
2. Nama dan tandatangan polisi/petugas,
3. Nama pelapor dan paspor/dokumen yang hilang,
4. Stempel asli kepolisian setempat.

C. Menyerahkan fotocopy paspor yang hilang dan atau fotocopy identitas lainnya seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), atau Surat Izin Mengemudi (SIM) atau Akta Kelahiran.

D. Menyerahkan 4 (empat) lembar pasfoto terbaru ukuran 3×4.
E. Menjalani pemeriksaan dengan petugas konsuler di KBRI untuk pengisian Berita Acara Pemeriksaan tentang kehilangan/kerusakan paspor yang bersangkutan.
F. Mengisi Formulir Permohonan dan Formulir Perdim 14 secara lengkap dan jelas.
G. Dikenakan sanksi penalti sebesar 20 Euro untuk kelalaian selain biaya paspor baru 20 Euro. Total biaya 40 Euro.
H. Pengambilan paspor baru maksimal 3 (tiga) hari kerja.