Pelayanan Konsuler

JAM KERJA BAGIAN KONSULER
Senin-Jumat dari pukul 10.00-13.00

1. LAPOR DIRI WNI

Untuk lapor diri, diharapkan semua pemohon melengkapi persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan.
Adapun persyaratan dan prosedurnya adalah:

  1. Membawa Paspor Asli
  2. Mengisi formulir LAPOR DIRI secara lengkap dengan huruf cetak.
  3. Pas foto terbaru pemohon 2 (dua) lembar berwarna ukuran 3×4 berlatarbelakang putih
  4. Tanpa biaya (No Fee)

2. PEMBUATAN PASPOR BARU

Paspor yang dikeluarkan oleh pihak Imigrasi di Indonesia maupun perwakilan RI (KBRI) di luar negeri, dan tanggal habis berlaku (Date of Expiry) telah/akan mencapai usia 5 tahun sejak tanggal pengeluaran (Date of issue)

Adapun persyaratan dan prosedurnya adalah :

  1. Membawa Paspor Asli yang sudah telah/akan habis waktunya
  2. Mengisi formulir PERMOHONAN secara lengkap dengan huruf cetak
  3. Mengisi formulir kertas hijau formulir Perdim.14
  4. Memberikan pas foto terbaru pemohon  4 (empat) lembar berwarna ukuran paspor 3×4 berlatarbelakang putih
  5. Fotocopy Ijin Tinggal (jika ada)
  6. Biaya pembuatan paspor sebesar 20 Euro
  7. Pengambilan paspor baru maksimal 3 (tiga) hari kerja

3. PASPOR HILANG

Paspor yang dikeluarkan oleh pihak Imigrasi di Indonesia maupun perwakilan RI (KBRI/Konsulat Jenderal) di luar negeri yang hilang akibat kelalaian, kekurangwaspadaan, dan juga karena kecerobohan.

Catatan:

Jika kehilangan paspor disebabkan karena yang bersangkutan lupa meletakkan dan/atau menyimpan, maka disarankan untuk dicari dahulu secara benar.

Persyaratan pelaporan paspor hilang:

    A. Pemohon datang sendiri
    B. Menyerahkan bukti polisi/surat polisi yang asli dimana didalamnya tertera:

    1. Nomor Kasus (arithmo protokolo)
    2. Nama dan tandatangan Polisi/petugas
    3. Nama pelapor dan paspor/dokumen yang hilang
    4. Stempel Asli Kepolisian setempat
    C. Menyerahkan fotocopy paspor yang hilang dan/atau fotocopy identitas lainnya seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Surat Ijin Mengemudi (SIM) atau Akta Kelahiran
    D. Menyerahkan 4 (empat) lembar pasfoto ukuran 3×4 yang terbaru
    E. Menjalankan pemeriksaan dengan petugas konsuler di KBRI untuk pengisian Berita Acara Pemeriksaan tentang kehilangan/kerusakan paspor yang bersangkutan
    F. Mengisi formulir PERMOHONAN dan formulir Perdim 14 secara lengkap dan jelas
    G. Dikenakan sangsi penalty sebesar 20 Euro untuk kelalaian selain biaya paspor baru 20 Euro. Total Biaya 40 Euro
    H. Pengambilan paspor baru maksimal 3 (tiga) hari kerja

4.SPLP (Surat Perjalanan Laksana Paspor)

SPLP diberikan oleh KBRI untuk hal-hal yang bersifat mendesak atau keadaan darurat:

– Kehilangan paspor ketika melakukan kunjungan pemerintahan, kunjungan wisata, atau kunjungan sosial budaya serta kunjungan usaha.

– WNI yang tinggal di Yunani ada keperluan mendesak untuk pulang ke Indonesia sementara paspornya hilang.

Persyaratan permintaan SPLP:

    A. Pemohon datang sendiri

    B. Menyerahkan bukti polisi/surat polisi yang asli dimana didalamnya tertera:

    1. Nomor Kasus (arithmo protokolo)
    2. Nama dan tandatangan Polisi/petugas
    3. Nama pelapor dan paspor/dokumen yang hilang
    4. Stempel Asli Kepolisian setempat

    C. Menyerahkan fotocopy paspor yang hilang dan/atau fotocopy identitas lainnya seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Surat Ijin Mengemudi (SIM) atau Akta Kelahiran dan Akta Nikah

    D. Menyerahkan 4 (empat) lembar pasfoto ukuran 3×4 yang terbaru

    E. Menyerahkan bukti pembayaran tiket pesawat ke Indonesia

    F. Mengisi formulir PERMOHONAN

    G. Membayar biaya SPLP sebesar  5 euro

    H. Pengambilan SPLP maksimal 2 (dua) hari kerja

      5. PASPOR ANAK WARGANEGARA GANDA

    Paspor Kewarganegaraan Ganda hanya diberikan bagi anak yang lahir dari salah satu orangtuanya WNA dan dengan tahun kelahiran setelah tanggal 1 bulan Agustus tahun 2006. Bagi anak yang lahir sebelum tanggal tersebut diatas, pendaftaran kewarganegaraan hanya dapat dilakukan di wilayah Indonesia.

    Persyaratannya :

    –   Paspor Ibu dan Paspor Bapak

    –   Surat / Akta Lahir dari pemerintah setempat

    –   Surat Nikah Orang Tua

    –    Pas Foto berwarna yang terbaru 4 (empat) lembar ukuran 4×6

    –    Mengisi formulir PERMOHONAN dan formulir Perdim 14 secara lengkap dan jelas

    –    Membayar biaya paspor WN Ganda sebesar 50 (lima puluh) Euro

    –     Pengambilan paspor maksimum 3 (tiga) hari kerja

    PERSYARATAN PERNIKAHAN DI KBRI

    1. Beragama Islam
    2. Membawa Paspor
    3. Menyerahkan 4 (empat) lembar foto ukuran 3×4,dan 2 (dua) lembar ukuran 2×3
    4. Surat Ijin Orang Tua /Wali yang jelas dengan menuliskan nama orangtua dan nama kedua calon mempelai.
    5. Surat keterangan status (belum menikah/cerai) calon mempelai dari kelurahan tempat tinggal (jika ada calon mempelai WNA maka surat keterangan status dari negara asal)
    6. Surat menumpang nikah /surat pindah nikah dari kelurahan
    7. Surat permohonan kepada KBRI dari kedua calon mempelai
    8. Akta kelahiran
    9. Biaya pendaftaran nikah di KBRI sebesar 15€ (lima belas Euro)

    Catatan:

    –       Pernikahan yang dilakukan di KBRI harus segera dilaporkan sendiri ke Indonesia pada catatan sipil setempat

    –       Bagi WNI non islam dapat dilakukan pernikahan di catatan sipil setempat atau di lembaga keagamaan dan dilaporkan ke KBRI untuk mendapatkan surat keterangan telah menikah yang dapat selanjutnya di berikan di catatan sipil di Indonesia